LAMPUNG UTARA – Terkait drop nya tegangan sampai 110 voltase, dengan tegangan drop sampai saat ini 110 .36 terbaca di kwh prabayar di desa Gunung Sari Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara.
Untuk itu diminta kepada pihak, PT. PLN Bumi Abung agar dapat segera mengatasinya berikut keluhan warga masyarakat dalam berapa tahun belakangan ini yang telah melaporkan kepada pihak PLN, namun hingga saat berita ini diterbitkan belum juga diatasi perihal tegangan yang turun naik di desa gunung sari sehingga berdampak banyaknya alat elektronik masyarakat setempat yang tidak bisa terpakai, rusak dan hangus, begitu pula dengan lampu penerang rumah yang tidak menyala dan putus.
Menurut keterangan salah satu, warga setempat PONIDI. di kediamannya RT 03. RW, 03. Desa Gunung Sari, Abung Semuli, mengatakan kepada pihak media, “Dahulu sempat Pernah ada Oknum para petugas PLN, yang bersedia akan membantu warga masyarakat dan sepakat dengan warga dengan syarat meminta/menarik iuran kepada masyarakat desa, sejumlah Rp. 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah ) Dalam 2x pembayaran, yang katanya untuk menambah gardu listrik agar tegangan arus listrik di desa tersebut bisa bertambah, tapi kami telah dibohongi, janji itu tidak pernah dipenuhi kesepakatan tersebut di ingkari terkesan hanya memanfaatkan situasi dari keluhan dan kesusahan perihal arus tegangan listrik warga masyarakat desa gunung sari, yang tidak terealisasi pekerjaannya hingga kini, bahkan oknum petugas PLN tersebut justru menghilang hanya meninggalkan lebaran kertas denah lokasi yang akan dipasangkan pembangunan gardu listrik di desa tersebut.” ucapnya.
Pada hari Senin tanggal 8 April 2022 telah PONIDI laporkan ke kantor PLN Bumi Abung sekira pukul 17:30 sampai 18:00 melalui via telpon kepada Bapak Jonatan dan pihak media juga mencoba menghubungi melalui via What App, dan berkordinasi bertemu langsung Menager PLN. Bapak Lucas, Di Cabang Kotabumi Lampung Utara.
Dalam menyampaikan keluhan warga masyarakat desa gunung sari agar dapat mengetahui dan membantu perihal drop tegangan listrik tersebut, namun sampai saat ini belum ada tanggapan tindak lanjut penyelesaian dan upaya dari pihak PLN terkait perihal tersebut.
Bapak Ruslan selaku kepala desa gunung sari berharap Kepada PT. PLN khususnya cabang Kotabumi Lampura Agar dapat segera membantu dengan sigap dan menindak lanjuti dalam keluhan warganya yang telah terjadi sejak tahun 2019 hingga tahun 2022 ini yang belum mendapatkan kejelasan dan penyelesaiannya dalam kebutuhan sumber listrik bagi masyarakat desa gunung sari agar tegangan arus listriknya dapat kembali normal, apa lagi mengingat listrik menjadi bagian penting penerangan dan kebutuhan warga masyarakat sehari-hari, selain dari pada itu berharap pihak PLN Cabang Kotabumi Lampura juga dapat menindak tegas dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum para petugas PLN di RT. 03. RW. 03. desa tersebut agar kiranya PT. PLN tidak tercoreng oleh perbuatan-perbuatan dan bersih dari para oknum nakal yang seperti itu. (AA)
