LAMPUNG UTARA – Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara melaksanakan Vaksinasi pertama Covid-19, Senin (01/02/2021).
15 pejabat dari unsur Forkompimda ikut dalam pelaksanaan suntik Vaksinasi tersebut di antaranya, Sekertaris Daerah (Sekda) Lampura, Asisten I, Wakil Ketua DPRD Lampura, Dandim 0412/LU, Kapolres Lampura, Kajari Lampura, dan dari tokoh masyarakat, serta perwakilan dari insan PERS.
Bupati Lampura H. Budi Utomo, SE, MM, dalam sambutannya mengatakan, Vaksin Covid-19 sudah diterima sejak tanggal 25 Januari lalu dan hari ini adalah pelaksanaan Vaksinasi pertama Covid-19 di daerah Kabupaten Lampung Utara.
Pelaksanaan Vaksinasi berlangsung di 2 Rumah Sakit (RS). Yaitu, RSU Mayjend.HM. Ryacudu Kotabumi Lampura dan RS Handayani Lampung Utara.
“Untuk pelaksanaan program Vaksinasi Virus Covid-19 ini harus di tempat pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Selanjutnya Bupati menyampaikan,
“Kepala daerah menjadi orang pertama yang di suntik Vaksinasi Covid-19, tentunya dengan mengikuti ketentuan dan persyaratan untuk di Vaksin salah satu syarat penerima Vaksin harus berusia 18-59 Tahun, namun karena usia saya saat ini sudah 63 Tahun maka tidak memenuhi persyaratan Vaksinasi.
“Kebetulan juga pak Sekda setelah diperiksa tensi darahnya 170, jadi harus ditunda dulu, begitu juga dengan Asisten I harus ditunda juga akan tetapi dari perwakilan lainnya dapat berjalan semua untuk dilakukan Vaksinasi,” kata Bupati.
Bupati Lampura juga menjelaskan, pelaksanaan Vaksinasi dilakukan secara bertahap selama 15 bulan atau sampai Maret 2022. Periode pertama berjalan hingga April 2021 dan Periode 2 terhitung April sampai Maret 2022.
Tahapannya, untuk tenaga kesehatan di bulan Januari dan Februari diharapkan sudah selesai pelaksanaan Vaksinasi. Kemudian tahap dua itu di bulan April yakni, TNI, Polri, Aparat Penegak Hukum, dan bagian pelayanan masyarakat.
“Kepada masyarakat bahwa Covid-19 ini harus dikendalikan kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan dalam pelaksanaannya saya yakinkan juga bahwa Vaksin ini sudah halal dan telah teruji klinis dari BPOM, ” terangnya.
Bupati berharap, pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Lampura bisa berjalan lancar dengan mengacu pada aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Manakala ada hambatan, keterlambatan dari pemerintah pusat terkait penyaluran anggaran untuk pelaksanaan Vaksin, maka baiknya Pemerintah Daerah Lampung Utara, hari ini hadir ditengah-tengah kita, sebagai sumber acuan atau rujukan, Perwakilan Rakyat Lampung Utara diupayakan untuk dapat menganggarkan secara mandiri. Ini akan kita bicarakan dengan DPRD Lampura,” tandasnya.
Kemudian dari pada itu saya Bupati Lampung Utara bersama Forkopimda plus Kabupaten Lampung Utara mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas perjuangan para dokter perawat bidan tenaga medis dan paramedis daerah Kabupaten Lampung Utara yang mana menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini,” tutupnya dalam mengakhiri sambutan. (AA)
