Darsiana Warga Kotabumi Ilir Lampura, Bertahun Pergi Dari Rumah Tak’kunjung Pulang

Bagikan

LAMPUNG UTARA – Rasa kecewa dan sedih yang di rasakan Bapak Suhadi. warga Kali Doni RT. 02 RW. 03 Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi. Kabupaten Lampung Utara.

di karenakan Istrinya yang bernama Darsiana yang berasal dari Desa Pekurun Tengah. Kecamatan Abung Pekurun. Kabupaten Lampung Utara. sudah setahun lebih pergi dari rumah bersama kedua anaknya hingga kini tak’kunjung pulang ke rumah.

ruangseduh.jpg

Suhadi yang sehari-hari berprofesi sebagai juru parkir meminta bantuan dari awak Media Koran88.com dan tim untuk mempublikasikan tentang apa yang di alaminya serta memberi keterangan kronologis kepergian istrinya Darsiana yang membawa kedua anaknya dari rumah tanpa pamit dengannya, saat awak media mendatangi kediaman rumah Bapak Suhadi Pada hari senin, (16/06/2025).

Suhadi menjelaskan kepergian istrinya yang membawa kedua anaknya yang bernama Fahira Salwa Nabila dan Firhan Al Khafi, kejadian tersebut terjadi sekira pada tanggal 27 November 2023 yang lalu, selain membawa kedua anaknya istrinya pergi juga membawa kendaraan roda dua, jenis motor beat bewarna putih dengan nomor polisi, B 6245 berikut surat BPKB dan STNK motor tersebut.
dalam keterangannya
Suhadi juga memperlihatkan bukti-bukti berupa Kartu kelurga (KK) dan sertifikat suami istri serta buku nikah yang sah yang terdaftar dan sesuai dengan perundang-undangan negara.

Pada saat kejadian, “Saat itu saya sedang bekerja dan pada saat selesai bekerja setiba saya di rumah saya tidak bertemu dengan istri dan kedua anak saya dirumah, setelah saya mencari-cari mereka saya pun tidak menemukan mereka lagi, yang ternyata saya sadari kalau istri saya telah pergi dari rumah tanpa sepengetahuan ataupun pamit dengan saya dan membawa kedua anak saya serta kendaraan bermotor milik saya,” Tutur Suhadi.

Dilanjutkannya “Dari tahun 2023 hingga saat ini tahun 2025, Istri saya yang pergi membawa kedua anak saya tak’kunjung kembali ke rumah, sebelumnya saya sudah berusaha mencari-cari terus dimana keberadaan mereka, hingga saya mendatangi kediaman tempat tinggal mertua saya atau orang tua dari Istri saya yang berlokasi di desa Pekurun Tengah yang bernama Bapak Dulani, yang biasa di kenal di tempat tinggalnya dengan nama panggilan Dul Sumur, saat tiba dan bertemu mertua saya disana pun saya tidak menemukan istri dan kedua anak saya, saya bertanya kepada mertua saya (Dulani) dimana istri dan kedua anak saya atau keberadaan istri dan anak saya kepadanya, jawabnya “Tidak Tau,” begitu juga dengan kerabat keluarga istri saya yang lain, saat saya tanyakan mereka pun menjawab, “Tidak Tau, ” jawaban sama dan kompak mertua dan kerabat istri saya itu menimbulkan banyak tanda tanya di diri saya, saya menduga kalau mertua dan kerabat istri saya itu mengetahui keberadaan istri dan kedua anak saya namun mereka menutup-nutupi keberadaan istri dan anak saya,” Ucap Suhadi

Tidak sampai disitu, di Tahun 2024 yang lalu Suhadi telah menemui Kepala Desa Pekurun tempat dimana domisili mertua/asal domisili istrinya untuk meminta bantuan membantu memberi kabar/informasi kepadanya jika mengetahui istri dan anaknya berada di Desa tersebut, namun hingga kini tidak ada kabar/informasi dari Kepala Desa tersebut, se’iring jalanya waktu berlalu Suhadi selalu menunggu kepulangan istri dan kedua anaknya, Suhadi juga sering/beberapa kali menitipkan nafkah lahir berupa beras, uang, gula dan kebutuhan lainya kepada mertuanya untuk kebutuhan istri dan anaknya jika seandainya sewaktu-waktu istri dan anaknya tanpa sepengetahuan Suhadi berkunjung ke kediaman mertuanya di Desa Pekurun Tengah.

“Saya sangat berharap kepada mertua, pihak keluarga besar istri saya dan Bapak Kepala Desa Pekurun beserta pamong dan warga setempat agar kiranya dapat membantu memberi informasi kapada saya jika melihat/mengetahui istri dan anak saya beradaan disana, dan saya juga sangat berharap kepada siapapun yang melihat/mengetahui keberadaan istri dan anak saya untuk dapat memberi taukan saya langsung, sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada pihak dan siapapun yang bisa membantu saya menemukan istri dan anak saya, dan juga saya ingatkan kepada pihak dan siapapun yang saya duga membawa, menutup-nutupin dan menyembunyikan keberadaan istri dan anak saya, jika terbukti maka saya akan menempuh jalur hukum yang berlaku dan melaporkan ke pihak yang berwajib, saya juga nantinya akan melaporkan perihal kehilangan ini ke pihak kepolisian.” tutup Suhadi. (AA & TIM)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *