LAMPUNG UTARA – Terkait musibah sumur longsor yang terjadi menimpa warganya di Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Saat di temui oleh tim pihak media di ruang kerjanya, Jum’at (29/06/2024).
Nujum Masya. SE. MM. selaku Camat setempat berharap, “PT. KAI. Kotabumi seharusnya bisa cepat menyelesaikan dan memperbaiki sumur warganya yang longsor akibat dampak dari getaran lintasan kereta api, terkait hal tersebut tim media memperlihatkan bukti poto, video dokumentasi serta hasil investigasi dari tim media di lapangan, beliau juga mengatakan turut prihatin dan meminta PT. KAI Kotabumi untuk secepatnya memperbaiki sumur warga yang terdampak,” ujar Nujum.
Untuk di ketahui kita bersama, sebelumnya sudah ada tindak lanjut oleh bapak Herman, SE. selaku Lurah Kelurahan Kotabumi Pasar, atas kejadian yang menimpa warganya, selaku pemilik bangunan sumur tersebut, sempat di respon oleh pihak dari PT. KAI. Kotabumi dengan mendatangi dan melihat sumur longsor tersebut, untuk memastikan kebenaran dan keadaan bangunannya, namun sangat di sayangkan, respon dari pihak Kepala Stasiun PT. KAI. Kotabumi. yang telah di lakukan beberapa minggu lalu hanya sebatas itu saja terkesan macet dan sampai berita ini di terbitkan belum ada tindak lanjut yang nyata untuk kembali benar-benar menindaklanjuti kejadian tersebut
PT. KAI Kotabumi sudah seharusnya untuk memperbaiki bangunan sumur tersebut karena sudah menjadi tanggung jawab wewenangnya jika ada bangunan warga yang rusak akibat dampak dari getaran kereta api yang melintas,
melihat kondisi keadaan rumah warga seperti saat ini, kembali Camat Kotabumi melanjutkan pembicaraan, “Upaya dan harapan kita agar kiranya jangan sampai hal seperti ini kembali terjadi, apa lagi terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.bersama, maka dari itu kami pihak Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, bersama aparat Pemerintahan, Kelurahan Kotabumi Pasar, yang sebelumnya sudah melayangkan surat tembusan dari Kelurahan Kotabumi Pasar Kepada PT. KAI. Kotabumi. tapi masih belum melakukan tindakan perbaikan sumur longsor itu dengan cepat, maka kami dari pihak Kecamatan Kotabumi akan mengirim surat tembusan kepada Kepala Stasiun PT. KAI Kotabumi, dan akan mengambil tindakan,” jelas Pak Camat.
Di sisi lain Lurah Kelurahan Kotabumi Pasar, Herman. SE. ” Pihak Kelurahan akan kembali berupaya mecari jalan keluar yang terbaik serta bertindak cepat mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan yang bisa medatangkan musibah, serta ucapan terima kasih kepada Camat Kotabumi, Nujum Masya, SE,. MM. yang tanggap dan sigap atas hal ini, juga terimakasih pada pihak Media akan rasa keperdulian terhadap lingkungan serta menjalankan tugas kewajiban sebagai jurnalis, dalam menjalankan sosial kontrol keperdulian akan dampak pada lingkungan juga masyarakat, khususnya Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara,” kata Herman.
Harapan pihak Kecamatan dan Kelurahan, bersama pihak media juga pihak-pihak terkait untuk dapat bersama-sama tetap terus memantau sampai sejauh mana persoalan ini, hingga sampai terselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan kegaduhan, di lingkungan warga dalam polemik yang sedang terjadi perihal sumur longsor warga, tepatnya yang berada di Jalan Abrati. Gg. Pompa Air, No : 1A. RT/01. LK/01. Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Dilanjutkan kembali oleh pihak Kecamatan Kotabumi, “Akan kita jadwalkan kemungkinan pada hari Senin. (01/07/2024).
jika pihak PT. KAI Kotabumi Lampung Utara masih saja tidak cepat tanggap, prihal ini maka pihak Kecamatan Kotabumi akan bermediasi secara langsung, mendatangi, mempertanyakan tentang penyelesaian persoalan ini kepada pihak PT. KAI Kotabumi”.
Hal serupa juga telah diungkapkan Lurah Kotabumi Pasar Herman, SE. pada saat dikonfirmasi pihak media Kamis lalu (27/06/2024). yang menjelaskan, bahwa, “Kami Kelurahan Kotabumi Pasar telah melayangkan surat secara resmi kepada pihak PT. KAI. Kotabumi dirinya meminta kepada pihak PT. KAI. Kotabumi dalam hal ini Kepala Stasiun Kotabumi Lampung Utara dapat kembali segera bertindak cepat melakukan perbaikan sumur longsor itu mengingat kondisi longsor sangat dekat sekali dengan tembok rumah warganya dan kita ketahui bersama bahwasanya air adalah kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari namun akibat dari kejadian tersebut warga yang bersangkutan terdampak hal ini sudah berminggu-minggu tidak dapat lagi menggunakan air sumur tersebut di karena kan telah tertutup tertimbun tanah dan meterial longsor,” tegas Herman.SE.
Diduga musibah sumur longsor tersebut, disebabkan akan dampak pada getaran lintasan kereta api yang melintas sehari-hari yang berlalu lalang, terlebih pada kereta Api babaranjang, yang dengan bermuatan berat yang getaran nya mengakibatkan longsor sumur tersebut juga retakan-retakan pada dinding bangunan rumah warga, hal ini tentunya sangat berbahaya bagi keselamatan warga karena dapat mengakibatkan bangunan rumah roboh, jika musibah tersebut terjadi saat penghuni rumah sedang berada didalam rumah, terlebih saat pemilik rumah sedang tertidur pulas dan terjadi di siang atau malam hari maka bisa saja mengakibatkan korban jiwa, untuk itu secepatnya di lakukan upaya antisipasi dari pihak PT. KAI. khususnya PT. KAI. Kotabumi Lampung Utara dan pihak-pihak terkait.
Saat pihak media mendatangi PT. KAI, Stasiun Kotabumi Lampung Utara. Jum’at (28/06/2024) Kepala Stasiun tersebut belum bisa di temui dan di konfirmasi hingga berita ini di terbitkan. (AA)
