Bagi-Bagi Dana THR Kurang Tepat dan Anggaran Yang Dipakai Diduga Tidak Jelas

Bagikan

MESUJI – Idul Fitri 1445 H tahun 2024 yang jatuh ditanggal 10 April tinggal beberapa hari lagi ke depan.

ruangseduh.jpg

Geliat masyarakat dan hiruk pikuk untuk menyambut hari yang Fitri ini tak luput bagi masyarakat Kabupaten Mesuji yang juga ingon merayakan hari kemenangan.

Namun hal ini jadi sorotan dan banyak para insan Media turut berburu rejeki di Instansi terkait yang memang ada Anggaran untuk berbagi rejeki guna hari raya tersebut.

Tak dielakkan lagi wadah Media PPWI DPC Kabupaten Mesuji yang di ketuai oleh GUSMANTO beliau juga sebagai Kabiro dari Media Online Menara Mercusuar.com Lampung menjalin kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Mesuji agar tercipta situasi kondusif di antara keduanya.

Melalui proposal resmi PPWI DPC Kabupaten Mesuji pada Senin 18 Maret 2024 lalu telah mengajukan permohonan ke Dinas PUPR yang di terima sdr Heni untuk diteruskan kepada Kadis PUPR yang akrab di panggil bang Tius tersebut.

Melalui via WA antara Ketua PPWI Gusmanto dengan Kadis PUPR Bang Tius terjadi kesepakatan agar datang ke kantor Dinas PUPR pada hari Kamis (04/04/2024) namun alhasil ternyata pihak Dinas PUPR tidak menepati janjinya, malah tebang pilih dalam pemberian bagi-bagi dana THR kepada awak para media.

Pihak PPWI Kabupaten Mesuji merasa di kecewakan karena keputusan akhir di lempar sana-sini antara Staf dengan Kadis PUPR .

Dalam hal ini Ketua DPC PPWI Kabupaten Mesuji mengambil sikap dalam waktu dekat akan segera menarik Surat Proposal yang diberikan kepada Dinas PUPR supaya tidak di salah gunakan dalam Laporan sebagai pemberian kepada awak media .
Inilah bentuk tebang pilih yang terjadi di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji.

Sementara dari Ketua DPC PWDPI Mesuji, Dedi tidak sejuta karena ada berapa ddinas yang bago-bagi bahasanya THR untuk para pekerja kuli tinta, karena diberi uang 50rb paling besar 100rb.

“Saya sangat menyesalkan hal ini terjadi, karena Kabupaten Mesuji telah menghamvur-hamburkan dana anggaran yang telah di wanti-wanti Pemerintah Pusat bagi-bagi THR ditiadakan karena anggaran lagi memprihatinkan terlebih lagi baru usai dari pesta demokrasi, ” Jadi sebetulnya tidak tepat apalagi pembagian dipilih-pilih,” tegas Ketua DPC PWDPI Mesuji.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *