DPRD Provinsi Lampung Belum Menanggapi Aksi PMII Terkait Demo BBM

Bagikan

BANDAR LAMPUNG – Ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung kembali mendatangi kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (12/09/2022), sekitar pukul 15.00 Wib.

Unjuk rasa ini merupakan lanjutan dari aksi demonstrasi sebelumnya di gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Rabu (07/09/2022) lalu.

Menariknya, aksi kali ini dilakukan dengan Longmars sejauh kurang lebih satu Kilometer sambil mendorong sepeda motor sebagai sindiran dari mahalnya harga BBM.

Pantauan di lapangan, pintu utama Gedung Pemprov dan bagian halaman dipasang kawat berduri untuk membatasi aksi massa.

Dalam orasinya, Ketua PMII Cabang Bandar Lampung Muhammad Julianto mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti melakukan gerakan sebelum perjuangannya kami tercapai,” katanya dalam orasinya.

Mungkin, lanjut Julianto, sebelumnya berbagai elemen masyarakat telah mendatangi kantor DPRD Provinsi untuk menolak kenaikan harga BBM. 

Namun, hingga kini tidak ada sedikit pun tindakan yang dilakukan DPRD Provinsi Lampung untuk menanggapi hal tersebut.

“Hari ini kita kembali datang atas nama rakyat, setelah kami ditolak di DPRD kota, kini kami kembali datang ke DPRD Provinsi Lampung untuk tetap memperjuangkan apa yang rakyat butuhkan,” tegasnya.

Ia juga mengaku sudah mendatangi sekitar 400 rumah yang ada di Bandar Lampung untuk melihat kondisi warga yang terdampak atas naiknya BBM dan sejumlah bahan pokok.

“Kami sudah memulai dari kemarin, Kader PMII sudah turun masuk ke gang-gang dan rumah warga sebagai aksi damai tidak melakukan provokasi sedikitpun. Kami hanya ingin bertanya pendapat dari warga seperti apa dan ternyata begitu luar biasa,” paparnya.

Ia mengaku aksi hari ini hanya mimbar orasi dan tidak ada koordinasi dengan pihak terkait. Namun dari aksi pertama di DPRD kota, pihak Dewan belum menemui.

ruangseduh.jpg

“Sementara untuk tuntutan kita yang pokok adalah harga BBM, tapi kami juga meminta Stakeholder terkait untuk mengawasi mafia migas”, pungkasnya. 

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *