Anggaran Lampung Dipangkas Terkait Corona dan Target PAD Tidak Tercapai

Bagikan

BANDAR LAMPUNG – Akibat pandemi Covid-19, berbagai kegiatan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengalami pemangkasan yang luar biasa.

Bahkan, pendapatan asli daerah (PAD) juga terancam tidak mencapai target yang sudah ditentukan.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Lampung, Minhairin, mengakui adanya pemangkasan kegiatan SKPD di Provinsi Lampung akibat wabah Corona.

Bahkan menurutnya pemangkasan ini juga tak hanya disebabkan wabah Corona saja, tapi akan ada lagi, untuk mendongkrak PAD.

ruangseduh.jpg

“Sebenarnya bukan saja masalah Covid-19 saja, tapi perlu juga mengantisipasi kemungkinan tidak tercapainya pajak daerah baik bersumber dari perimbangan dan PAD,” kata Minhairin, Senin (6/4/2020).

Sementara itu, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung melalui satu kepala bidang donas tersebut membenarkan anggaran di dinasnya terdapat pemangkasan. Selain itu, kegiatan dihapuskan.

“Sekarang sedang disusun Bappeda Lampung bersama tim anggaran. Semuanya terdampak. Bahkan pusat juga 50 persen mengalami pemangkasan,” ungkap dia, yang enggan namanya untuk ditulis.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *