LAMPUNG SELATAN – Langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis Solar maupun jenis Premium membuat masyarakat di seputaran Kecamatan Ketapang khususnya bagi para Nelayan menjerit. Pasal nya, SPBU 24.35565 di Simpang Lima Ketapang sudah sekitar 15 hari ini tidak menjual BBM jenis Solar maupun Premium.
Untuk mendapatkan Bahan Bakar jenis Solar para Nelayan sampai harus pergi jauh ke SPBU lainnya, bahkan melalui perantara tangan ke dua sampai tangan ketiga dengan harga mencapai Rp.7.500 Sampai Rp 8.000.
Demikian juga halnya yang terjadi dengan para Petani yang ingin membajak sawahnya menggunakan Traktor harus pontang panting mencari Solar untuk mesin Traktor mereka.
Sementara pihak Pengawas SPBU 24.35565 Rohmadi di simpang Ketapang membenarkan kelangkaan BBM tersebut pada Kamis (12/11/2020)
“Saat ini POM tersebut belum bisa melayani dan menjual BBM Solar karena pihak Pertamina sampai dengan saat ini belum menyuplai BBM, “Kami tidak tahu sampai kapan hal ini bisa beroperasi seperti semula kembali.” jelasnya.
Melalui sambungan via pesan Whatshaap nya saat dikonfirmasi Ilyas mewakili SPBU Simpang Lima Ketapang mengatakan, “Kami bukan tidak prihatin dengan kesulitan nasib kawan-kawan Nelayan dan para Petani karna harus sampai jauh untuk mendapatkan BBM, kami juga menunggu sampai kapan pihak Pertamina dapat menyuplai kembali BBM ke SPBU tersebut, “kata Ilyas. (Wayan)
