PESAWARAN – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin. Saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK). Di Perum Pesawaran Residen Negeri Sakti Pesawaran, Kabupaten Pesawaran.
Indonesia, Lampung khususnya. DPRD Provinsi Lampung secara estapet dan kontinu, menggaungkan sekaligus mengajak masyarakat dari semua lapisan untuk membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini wujud dari keperdulian DPRD Provinsi Lampung atas telah luntur dan terkikisnya nilai-nilai Pancasila di tanah air kita. Sehingga, wajib saat ini kita dari semua lapisan masyarakat untuk membumikan Pancasila,” kata Anggota DPRD Provunsi Lampung, Watoni Noerdin. Saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK). Di Perum Pesawaran Residen Negeri Sakti Pesawaran, Kabupaten Pesawaran.
Sehingga, lanjut Politisi PDIP Provinsi Lampung ini, kegiatan IPWK ini bagian dari sebuah program kerja DPRD Provinsi Lampung. Yang mana, selama ini kegiatan semacam tersebut dilakukan sebelumnya oleh DPR RI yang dinamakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.
“Hadirnya kami, karena berdasarkan data. Lunturnya dan terkikisnya nilai-nilai Pancasila di Negara Indonesia kisaran, 67,6 persen. Sementara Pancasila sebagai dasar nagar, nah kalo sudah luntur. Maka, akan dengan mudah paham-paham diluar untuk menggrogoti Pancasila”, tegasnya.
Misalkan, kata Watoni. Baru-baru ini kita lihat, telah marak terjadinya geng motor. Itu merupakan wujud tidak ada nya nilai-nilai Pancasila dikehidupan bermasyarakat. “Dari sini, kita butuh rasa kebersamaan yang sudah luntur. Oleh sebab itu butuh diperbaiki, karena negeri kita sangat mencintai perdamaian. Sehingga, IPWK tersebut mesti kami lakukan,” ujarnya.
Dan yang juga perlu diperhatikan oleh masyarakat Lampung khususnya, ada pola dan strategi oknum-oknum untuk menggerus dan menjajah Ideologi Pancasila. “Menjajah bukan saja lewat kekerasan, tetapi sudah lewat Ekonomi, Budaya, dan Sosial Media. Disni kami hadir untuk bersama-sama membumikan kembali Pancasila, menyatukan paham Pancasila yang sudah mulai luntur,” pungkasnya.
