Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Lampung Soroti Komitmen Gubernur Terkait Pembangunan Kota Baru

Bagikan

BANDAR LAMPUNG – Mangkraknya pembangunan Kota Baru terus menuai sorotan, jika sebelumnya persoalan itu menjadi pembahasan dalam pandangan Fraksi PDI Perjuangan saat Paripurna Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2021 agar pembangunan Kota Baru dilanjutkan, kini Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Lampung melalui Imam Suhada menggugah komitmen Gubernur Arinal Djunaidi agar tidak membiarkan asset daerah itu menjadi terbengkalai.

Selain meminta agar Gubernur Lampung menepati janji kampanye untuk berkantor di Kota Baru meski hanya sehari, Imam Suhada juga menegaskan hal itu juga merupakan tuntutan peraturan yang menjadi konsensus bersama untuk dipatuhi.

ruangseduh.jpg

Karena itu kami mengingatkan bukan hanya sekedar janji kampanye Gubernur Arinal yang akan berkantor di Kota Baru meski hanya 1 hari tapi juga tuntutan peraturan yang menjadi konsensus bersama yang harus di patuhi,” tegas Politisi Nasdem tersebut.

Mengingat hanya tinggal satu tahun anggaran di periode Arinal menjabat Gubernur sambung Imam, pembangunan Kota Baru harus terus dilanjutkan sesuai komitmen Gubernur saat dahulu berkampanye selain itu DPRD Provinsi Lampung juga tidak ingin menjadi pelaku sejarah yang turut serta memikul beban bahwa dalam periode sekarang tidak ikut bertanggungjawab dan membiarkan asset daerah tak ubahnya menjadi rumah hantu.

“Ya, hanya 1 tahun anggaran yang tersisa menggugah saudara Gubernur Lampung dalam komitmen melanjutkan Kota Baru, setidaknya kita tidak ingin turut memikul beban sajarah bahwa priodesasi ini turut serta membiarkan asset jadi terbengkalai,” terang Imam Suhada.

Dengan dilanjutkan pembangunan Kota Baru tegas Imam kembali, tentunya akan berpengaruh positif dengan adanya geliat pembangunan bahkan juga mampu mengurai kemacetan.

“Selanjutnya upaya mengurai kemacetan dan mendorong geliat baru pembangunan Lampung Timur dan Lampung Selatan termasuk bisa disinergikan dengan Aspirasi DOB (Daerah Otonomi Baru) Natar Agung, itu menjadi tambahan pertimbangan dimana Kota Baru harus dilanjutkan,” paparnya.

“Kita berharap periodeisasi kepemimpinan Arinal- Nunik ada hal baru yang dibuat, karena hakekat perubahan itu ada sesuatu yang lebih baik dari periode sebelumnya.

Tampilan keberhasilan Arinal-Nunik bukan sekedar suguhan angka-angka dan beberapa penghargaan yang di dapat, harapan kita ada hal kasat mata terlihat dan sesuatu yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *