BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Watoni Noerdin memimpin Rapat Dengar Pendapat (Hearing) dengan KPU dan Bawaslu guna melakukan persiapan menghadapi Pilkada 2024 mendatang.
Acara yang digelar Komisi I DPRD Provinsi Lampung menjelaskan dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, sebaiknya dilakukan pencadangan anggaran untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
Watoni Noerdin juga menyarankan adanya Cost Sharing (berbagi anggaran) pemda kabupaten/kota. Jika dilakukan Cost Sharing, sambungnya, tentunya akan terjadi penghematan-penghematan dan efisiensi anggaran yang jumlahnya hampir menyentuh Rp700 miliar.
“Usulan Bawaslu Provinsi untuk anggaran pengawasan itu Rp214 miliar, jika ada Cost Sharing bisa ada Efisiensi sebesar Rp92 miliar. Kemudian, kebutuhan tahapan Pilkada itu Rp1,4 trilun, bisa ada efisiensi sekitar Rp600an miliar. Bisa dapat puluhan pajero itu,” ujarnya.
Kemudian, Watoni Noerdin mengatakan hal itu merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 54 tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, diamanahkan, apabila dipandang perlu ada hal-hal yang tidak diinginkan dana cadangan itu untuk mengantisipasinya.
“Jadi kita tindaklanjuti dan persoalan itu diatur dalam bentuk Peraturan Daerah,” tegasnya.
Watoni Noerdin menambahkan, pihaknya mengundang KPU dan Bawaslu juga dalam rangka koordinasi itu untuk mengetahui usulan yang telah dilakukan oleh KPU maupun Bawaslu Lampung.
Dimana, Perda juga sudah diusulkan masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).
“Kebetulan ini juga merupakan Raperda inisiatif Komisi I juga sudah masuk Propemperda. Sebab, kami sudah pernah melakukan study banding ke Kemendagri yang diisyaratkan agar Provinsi Lampung buat sinyalemen Perda dana cadangan,” urainya.
Politikus PDI Perjuangan itu, menyebutkan dalam Perda ini nantinya akan mengatur secara teknis siapa yang dimandatkan terhadap penyediaan dana cadangannya,” pungkasnya.
