BANDAR LAMPUNG – Kultum menjadi salah satu solusi untuk menghindari perselingkuhan ataupun perzinahan di perangkat daerah Pemerintah Provinsi Lampung. “Selain pengawasan dari pimpinan terhadap para stafnya, jadi perlu adanya ceramah di setiap PD untuk mengembalikan moral ASN,” kata Anggota Komisi I DPRD Lampung Watoni Noerdin.
“Entah itu kultum selama tujuh menit sebelum bekerja. Jadi ini sebuah terobosan dengan harapan bisa berdampak cukup baik agar persoalan ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Peristiwa penggerebekan itu katanya lagi, menunjukan bahwa saat ini orang lebih suka melakukan tindakan seperti penggerebekan karena untuk mendapat fakta yang sebenarnya.
Dengan begitu, para pelaku dugaan melakukan perbuatan yang tidak dibenarkan dari sisi agama ataupun hukum tidak bisa mengelak. “Sehingga dengan tertangkap tangan seperti itu. Orang sudah tidak bisa lagi berdalih.
Hal tersebut yang selalu dilakukan oleh KPK dalam membuktikan perbuatan seseorang yang melakukan tindak pidana korupsi atau gratifikasi,” ucapnya. “Begitu juga dengan tindakan asusila atau perselingkuhan. Ini sebuah proses gejala hukum baru dalam membuktikan sebuah peristiwa,” jelasnya.
