Diduga Pungli Pemberkasan Berkala P3K Penuh Guru di Lingkungan Dinas Pendidikan Lampura

Bagikan

LAMPUNG UTARA – Lampung Utara sedang mendata dan pengumpulan Berkas Berkala pppk (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja) yang sudah memenuhi syarat. merupakan salah satu jenis Aparatur Sipil Negara(ASN) yang di angkat berdasarkan perjanjian kontrak kerja untuk jangka waktu tertentu, guna untuk melaksnakan tugas pemerintah.

Tetapi didalam pendataan dan Pemberkasan Berkala pppk penuh diLingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Dugaan meyeruak antara Dinas Pendidikan dan Dinas pembendaharaan(Perben) di Lingkungan Pemkab kab. Lampung Utara. berkerja sama dalam Dugaan Pungli terhadap PPPK penuh Guru, diDinas pendidikan kab. Lampung Utara.

Pasalnya setiap pppk penuh Guru dalam mengumpulkan Berkas Berkala untuk nanti dicetak diperben, dalam satu Berkas pppk penuh Guru oleh perben di minta Sebesar Rp.10.000 dikali 1000 lebih berkas berkala pppk penuh Guru,diakumulasi dimasing-masing kececamatan. Ketika dikompirmasi Pebriyadi selaku Staf sekr. TU BPKAD dan di perbantukan distaf Gaji mengatakan dan bersumpah atas nama allah mengela atas adanya Dugaan Pungli pemberkasan berkala pppk penuh Guru yang sebesar Rp. 10.000 itu. terkait cat saya dengan orang Diknas itu hanya Gurawan belaka .tapi fakta nya bukti-bukti sudah mengarah berdasarkan cat dan maf berikut Amplop yang diDuga berisi uang sebesar Rp. 10.000 diDuga telah diisi dari Dinas pendidikan kab. Lampung Utara. Ini adalah kerja sama antara Staf Dinas Pendidikan LU dan Dinas Perben LU. dalam hal ini Pebri staf sekr. TU di BPKAD, Pebriyadi juga mengakui atau mengutarakan bahwa orang Dinas pendidikan itu juga mengambil dari pppk penuh Guru sebesar Rp. 50.000 perberkas berkala pppk dan sampai ke saya hanya Rp. 5000 rupiah.nah itu sakit nya saya mereka yang enak saya yang kena. Tegas Pebri sambil menghela napas.

ruangseduh.jpg

Dalam pemberitaan yang diDuga Pungli ini akan segara di tindak lanjuti agar Bupati Hamartoni tahu bahwa masih ada pungli diruang Lingkup kabupaten Lampung Utara ini, padahal Bupati Lampumg Utara sudah wanti-wanti mengatakan bahwa jangan ada lagi brita di media yang sifat nya tidak baik untuk dibaca halayak ramai. Kalau memang nanti ada brita tersebut maka saya akan memerintahkan jajaran saya untuk ditindak lanjuti tegas Bupati waktu apel didepan halaman Pemkap kab. Lampung Utara. (Rasman)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *