LAMPUNG UTARA – Dugaan korupsi dan manipulasi peyimpangan Dana BOS(Bantuan Oprasional Sekolah) di SMAS PGRI Subik Abung Tengah Kab. Lampung Utara mencuat ke publik Dugaan meyeret beberapa nama diantaranya kepsek sebelumnya tahun 2022-2023 SUMARMI Dan kepsek peganti tahun 2024-2025 Bpk Masrur, bahkan ada nama mirwan selaku Bendahara BOS hal bekaitan dengan Anggaran Dana Bos.
Berdasarkan hasil investigasi Media koran 88 sejumlah pos dalam keuangan sekolah dinilaitidak wajar dan diDuga tidak terealisasi sesuai peruntukanya.
Temuan Anggaran sarana /prasarana di pertayakan salah satu temuan utama terdapat pada biaya pemeliharaansarana dan prasarana sekolah dalam laporan keuangan mencatat. Tahun 2024 tahap 1 Rp. 3.800.000, Tahap 2 Rp. 6.920.000. Sedangkan tahun 2025 tahap 1 Rp. 4.202.000 sedangkan
Tahap 2 Rp 0 tidak di angarkan dari Anggaran sarana/prasarana tersebut diatas pakta dilapangan tidak terealisasi terbukti sekolahnya kusam dan tak terurus.
Dan patut diDuga Dana tersebut di korupsi pada Anggaran lain juga diDuga di korupsi penerimaan peserta didik menelan Anggaran tahun 2024 tahap 1 sebesar Rp. 3.000.000. Kemudian tahun 2025 tahap 1Rp.3.000.000. Padahal hasil investigasi penerimaan peserta didik /anak murid Di SMAS PGRI SUBIK tidak menunjukakan penabahan anak didik yang seknipikan justru anak didik yang sekarang telah berkurang berjumlah lebih kurang 8 orang dan ini patut diDuga Dana tersebut di korupsi. Anggaran asesmen/ evaluasi pembelajaran tahap 1tahun 2024 Rp. 2.730.000 pada tahap 2 Rp. 2.730.000.juga Anggaran tersebut diDuga tidak terealisasi.
Anggaran peyediaan alat multi media pembelajaran tahun 2024 tahap 1 Rp. 6.530.000 pada tahap 2 RP. 10.480.000 Anggaran ini juga diDuga
diKorupsi atau tidak terealisasi. Dari Anggaran yang disebut diatas patut diDuga dimanipulasi dan dikorupsi sumarmi mantan kepsek 2022-2023 ketika di kompirmasi mengatakan saya sudah lama tidak lagi menjadi kepala sekolah dan sudah di gantikan oleh kepsek yang sekarang pak masrur memang benar masih saya yang bertanda tangan di Arkas itu tetapi saya ada pejanjian hitam diata putih karena saya di minta oleh sekolah untuk mencairkan Dana Bos tersbut karena untuk pengrevisianya cukup lama kata mirwan kepada saya makanya saya mau menanda tangani berkas itu. tetapi saya tidak tahu menahu terkait Anggaran Dana Bos yang sekarang terealisasi atau tidaknya tegas sumarmi. Masih ditempat yang sama ketika dikopirmasi kepsek masrur diberada ditempat alasan sudah sepuh dan pikun kata mirwan dan sumarmi .
Mirwan sekalu Bendahara DANA BOS ketika di kompirmasi terkait Anggaran Dana BOS hanya menjelaskan untuk gaji Guru honor dan itu masih kurang tidak ada penjelasan lain dan diDUGA Anggaran Dana Bos ini sudah di rekayasa oleh mirwan Sendiri. Diminta kepada semua pihak instansi terkait untuk segera memeriksa mirwan dan melakukan audit besar besaran karena mirwan patut diDuga manipulasi dan korupsi Dana BOs . Sejak berita ini diturun kan akan ada edisi lanjutan. (Rasman)
