Menara Siger Akan Dijadikan Destinasi Wisata

Bagikan

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi menegaskan bahwa Menara Siger di Bakauheni Lampung Selatan ke depan akan dikembangkan menjadi museum informasi tentang ilmu pengetahuan diantaranya tentang Gunung Anak Krakatau dan tol Sumatera.

ruangseduh.jpg

“Kita bicara Menara Siger riwayatmu ke depan, sudah ada konsep pengembangannya,” kata Gubernur Arinal, Minggu (29/9).

Menurut ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung itu, nantinya kawasan Bakauheni akan menjadi destinasi wisata.

“Pemprov bersama ASDP dan BUMN pariwisata yang namanya ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) yang merancang Nusa Dua Bali secara konsepsional akan dikembangkan di Lampung dengan berbagai macam aspek. Karena beda kalau di sana (Bali) datang dan istirahat. Nah, kalau di Lampung selain jalur transportasi juga ada keindahan alam yang beragam di wilayah-wilayah yang begitu menarik. Karena ada Anak Gunung Krakatau, Pulau Kiluan dan lainnya, sehingga kita akan kembangkan sekitar 200 hektar yang terdiri dari lahan milik ASDP, Waskita Karya dan didalamnya ada Menara Siger. Nah, sekarang ini Menara Siger sedang kita rancang untuk menjadi museum informasi tentang ilmu pengetahuan. Baik yang terkait dengan jalan tol, informasinya akan ada disitu. Kemudian tentang Anak Gunung Krakatau dan beberapa wisata akan menjadi satu harapan dengan keilmuan dan sebagainya akan dikembangkan. Menara Siger itu ada di tengah-tengah wilayah yang akan dikembangkan juga ada hotel berbintang 5, apartemen, lapangan golf, ada mall yang akan mengembangkan ekonomi kreatif Lampung, ada mall produk impor, ada tempat wisata gajah dan sebagainya,” tegasnya.

Konsep ini juga mengadopsi rencana pembangunan jembatan Sumatera (Selat Sunda) kelak.

“Dan yang lebih menarik, ketika nanti akan dibangun jembatan Sumatera tidak akan berubah fungsinya karena akan dilalui dari ketinggian 40 meter,” ujarnya.

Arinal menambahkan, mohon doanya mudah-mudahan dalam dua tahun kedepan bisa terwujud sehingga perhotelan disitu akan lebih menarik.

“Sehingga rakyat Indonesia mulai dari Aceh sampai Sumatera Selatan yang ingin ke Pulau Jawa, disitu (Bakauheni) akan lebih menarik karena akan lebih murah, indah dan tidak berhadapan dengan kemacetan. Begitu juga dengan rakyat dari ujung Pulau Jawa yang akan pulang ke Sumatera dia merasa murah di Bakauheni jika dibandingkan dengan perhotelan di Jakarta. Yang ketiga kita harapkan masyarakat Jakarta, kita harapkan dengan kejenuhan bekerja yang selalu ke Bandung kita arahkan untuk melihat wisata alam yang indah dan sebagainya,” tandasnya.

Sebagai langkah konkret, sambung Gubernur Arinal, dijadwalkan pada Selasa (1/10) dia akan bertemu dengan Kepala ASDP Bakauheni, Lamsel. “Nanti pada Selasa (1/10) saya akan bertemu ASDP Bakauheni membahas ini,” tegasnya.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *