BANDAR LAMPUNG – Perusahaan Pembiayaan Mega Auto Finance (MAF) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan kendaraan lebih tertuju kendaraan seken.
Namun tragis yang terjadi di perusahaan MAF Bandar Lampung yang mana dari oknum salah satu pegawai diperusahaan tersebut telah melakukan pemalsuan data konsumen dan pencemaran nama baik.
Hal ini bermula pada salah satu warga yang pernah berdomisili di Kelurahan Kemiling Kota Bandar Lampung namun sekarang telah berpindah tempat di Kabupaten Lampung Selatan, telah menjadi korban pemalsuan data dan pencemaran nama baik yang di duga digunakan oleh salah satu oknum pegawai di perusahan MAF tersebut untuk mengeluarkan jenis motor Yamaha Vixion seken.
Menurut keterangan korban intial Hk yang telah tinggal di Kabupaten Lampung Selatan tidak tahu sama sekali jika data dirinya digunakan untuk mengambil kredit motor Yamaha Vixion tersebut.
Bermula Hk selaku korban menceritakan, dirinya pernah mengajukan kredit motor Yamaha Mio second di perusahaan pembiayaan MAF waktu beberapa bulan yang lalu namun ditolak.
Saat itu tanggal 18 Agustus lalu Hk meminta bantuan familinya untuk mengajukan pengambilan kredit sepeda motor, lalu famili atau kerabat dari Hk tersebut menghubungi teman sesama marketing motor agar dapat mengajukan kredit kendaraan. Singkat cerita diajukannya berkas Hk ke salah satu perusahaan pembiayaan MAF namun ironisnya setelah diverifikasi datanya ternyata atas nama Hk telah kontrak dengan MAF terhitung sejak tanggal 15 Agustus 2023, dengan kebingungan famili dari Hk langsung menelepon Hk dan menayakan apakah sudah pernah ada kontrak kredit dengan MAF, spontanitas Hk kaget dan menjawab belum pernah ada kontrak dengan MAF lalu meminta segera dikirimkan data kontraknya,” jelas Hk seraya menceritakan kronologis pencatutan identitasnya.
Dilanjutkannya, Pada 28 Agustus 2023 dirinya langsung mendatangi kantor MAF yang berada di Bandar Lampung hendak mengkonfirmasi terkait kontrak kredit yang telah dikeluarkan oleh MAF, setelah di cek kebenaranya ternyata benar telah ada kontrak kredit dengan perusahaan MAF di tanggal 15 Agustus 2023.
Menindaklanjuti tersebut Hk berusaha menemui pimpinan MAF namun sedang tidak berada di tempat.
Dikatakannya, pemalsuan atau pencatutan data atas nama dirinya yang dilakukan oleh salah satu pegawai perusahaan MAF, secepatnya pihaknya akan melayangkan tuntutan atau tuduhan secara hukum karena selain data dirinya tentunya telah memalsukan tanda tangan saya beserta istri saat berkas kontrak yang mereka garap demi mengeluarkan sepeda motor yang saya sendiri tidak tahu keberadaannya,” tegasnya.
Ditambahkannya, melihat kejadian ini mungkin telah menjadi permainan antara oknum pegawai-pegawai ditempat ini guna memperkaya diri sendiri dengan rela merugikan dan merusak nama baik perorangan,” pungkasnya.
Sementara oknum pegawai MAF saat coba dikonfirmasi via telp seluler sedang berada diluar jangkauan atau tidak aktif.
