BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan perbaikan 14 ruas ruas jalan Provinsi selesai akhir tahun mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Plh. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M Taufiqullah saat usai mengikuti Seminar Infrastruktur DPD Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HIPJI) Provinsi Lampung dan persatuan Insinyur Indonesia (PII) wilayah Lampung dengan tema “Membangun Sinergi Dalam Penanganan Guna Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Konektivitas Wilayah di Hotel Novotel, Kamis (13/07/2023).
“Bahkan saat ini pengerjaan nya sudah ada di atas 50 persen. mungkin ahir tahun itu kita akan selesai kan semuanya,” katanya.
Dikatakannya dalam ruas jalan prioritas tersebut seperti di Kabupaten Lampung tengah, yang sempat di kunjungi oleh Presiden RI Joko Widodo dalam pembangunan nya di danai oleh APBN melalui dana inpres.
“Alhamdulillah sekarang sedang menunggu masa Dipay setelah itu lelang. Kemudian sisanya yang belum di selesaikan oleh APBD akan di selesaikan oleh APBN, mudah-mudahan ahir Desember telah kita selesaikan,” tegasnya.
Berikut pembangunan 14 ruas jalan Provinsi yang di Prioritaskan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.
Diantaranya Jalan Bujung Tenuk – Penumangan di Tulangbawang dengan pagu Rp12,4 miliar dikerjakan CV Karya Kita sepanjang 2 kilometer.
Jalan ruas Penumangan – Tegal Mukti Tulangbawang Barat yang dikerjakan PT Jaya Indah Perkasa dengan pagu Rp20,52 miliar.
Jenis pekerjaannya perkerasan lentur dan rigit sepanjang 2,2 kilometer.
Jalan ruas Serupa Indah – Tajab di Waykanan dengan pagu Rp12,01 miliar yang dikerjakan CV Daenk Kobum dengan panjang 1,3 kilometer.
Selanjutnya Ruas Kotabumi – Ketapang di Lampung Utara dengan pagu Rp15,02 miliar dikerjakan PT Karang Baru Pratama.
Kemudian Ruas Jalan Ketapang – Negararatu di Lampung Utara dengan pagu Rp15,07 miliar dikerjakan PT Aya Pujaan Pratama. Perbaikan sepanjang 3,4 kilometer.
