{"id":10132,"date":"2022-12-27T15:21:26","date_gmt":"2022-12-27T08:21:26","guid":{"rendered":"https:\/\/koran88.com\/?p=10132"},"modified":"2022-12-27T15:23:25","modified_gmt":"2022-12-27T08:23:25","slug":"prof-lusmeilia-afriani-jadi-satu-satunya-perempuan-dari-tiga-calon-prioritas-rektor-unila","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koran88.com\/?p=10132","title":{"rendered":"Prof Lusmeilia Afriani Jadi Satu-Satunya Prioritas Perempuan Dari Tiga Calon Rektor Unila"},"content":{"rendered":"\n<p>BANDAR LAMPUNG &#8211; Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM menjadi satu-satunya perempuan dari tiga calon Rektor Universitas Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, wanita kelahiran, 10 Mei 1965, anak dari pasangan Razioen dan Dra. Lensiyana.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia merupakan anak tertua dari enam bersaudara. Prof. Lusmeilia Afriani menikah dengan Ir. Yan Juansyah, D.E.A yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Malahayati Bandar Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasangan ini memiliki dua anak. Pertama, dr. Zaraz Obella Nuradliyani, S.Ked (sedang melanjutkan pendidikan Magister Keselamatan Kerja pada FK Universitas Indonesia) dan Zaraz Elodya Ramadania (mahasiswi FK Universitas Lampung).<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 1993, Prof. Lusmeilia Afriani dipercaya menjadi seorang dosen PNS yang ditugaskan di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Lusmeilia Afriani optimistis maju sebagai calon rektor Universitas Lampung periode 2023-2027 karena dilatarbelakangi berbagai masalah yang harus diselesaikan. Akademik maupun non akademik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"512\" height=\"341\" src=\"https:\/\/koran88.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IMG-20221227-WA0062_copy_512x341.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10134\" srcset=\"https:\/\/koran88.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IMG-20221227-WA0062_copy_512x341.jpg 512w, https:\/\/koran88.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/IMG-20221227-WA0062_copy_512x341-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 512px) 100vw, 512px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk masalah akademik, proses transformasi menjadi PTN-BH untuk mencapai World Class University (WCU) perlu mendapatkan perhatian yang serius<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian baru baru 44 persen prodi yang terakreditasi A atau unggul dan delapan prodi terakreditasi internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, jumlah mahasiswa asing masih terbatas, masa mukim mahasiswa tepat waktu masih rendah dan tingkat putus studi relatif tinggi (4,42 persen)<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah lain, publikasi dan sitasi per dosen masih relatif rendah, hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian masih rendah serta partisipasi mahasiswa dalam MBKM perlu ditingkatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk persoalan non akademik, PNBP masih didominasi dari pendapatan mahasiswa (UKT), aset-aset potensial belum termanfaatkan untuk peningkatan pendapatan serta rencana kegiatan dan anggaran masih belum optimal dalam operasionalnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, kesiapan dan pemanfaatan (utilisasi) infrastruktur laboratorium masih sangat rendah, banyak dosen dan tendik akan purnabakti serta tuntutan peningkatan kesejahteraan dosen dan tendik untuk lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah lain yang harus diatasi, revitalisasi infrastruktur perpustakaan berbasis digital dan unit usaha komersial belum berjalan optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof Lusmeilia Afriani menjadi satu-satunya perempuan dari tiga calon Rektor Universitas Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Bandar Lampung &#8211; Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM menjadi satu-satunya perempuan dari tiga calon Rektor Universitas Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, wanita kelahiran, 10 Mei 1965, anak dari pasangan Razioen dan Dra. Lensiyana.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia merupakan anak tertua dari enam bersaudara. Prof. Lusmeilia Afriani menikah dengan Ir. Yan Juansyah, D.E.A yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Malahayati Bandar Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasangan ini memiliki dua anak. Pertama, dr. Zaraz Obella Nuradliyani, S.Ked (sedang melanjutkan pendidikan Magister Keselamatan Kerja pada FK Universitas Indonesia) dan Zaraz Elodya Ramadania (mahasiswi FK Universitas Lampung).<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 1993, Prof. Lusmeilia Afriani dipercaya menjadi seorang dosen PNS yang ditugaskan di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof. Lusmeilia Afriani optimistis maju sebagai calon rektor Universitas Lampung periode 2023-2027 karena dilatarbelakangi berbagai masalah yang harus diselesaikan. Akademik maupun non akademik.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk masalah akademik, proses transformasi menjadi PTN-BH untuk mencapai World Class University (WCU) perlu mendapatkan perhatian yang serius<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian baru baru 44 persen prodi yang terakreditasi A atau unggul dan delapan prodi terakreditasi internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, jumlah mahasiswa asing masih terbatas, masa mukim mahasiswa tepat waktu masih rendah dan tingkat putus studi relatif tinggi (4,42 persen)<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah lain, publikasi dan sitasi per dosen masih relatif rendah, hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian masih rendah serta partisipasi mahasiswa dalam MBKM perlu ditingkatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk persoalan non akademik, PNBP masih didominasi dari pendapatan mahasiswa (UKT), aset-aset potensial belum termanfaatkan untuk peningkatan pendapatan serta rencana kegiatan dan anggaran masih belum optimal dalam operasionalnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, kesiapan dan pemanfaatan (utilisasi) infrastruktur laboratorium masih sangat rendah, banyak dosen dan tendik akan purnabakti serta tuntutan peningkatan kesejahteraan dosen dan tendik untuk lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah lain yang harus diatasi, revitalisasi infrastruktur perpustakaan berbasis digital dan unit usaha komersial belum berjalan optimal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG &#8211; Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM menjadi satu-satunya perempuan dari tiga calon Rektor Universitas Lampung. Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, wanita<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":10133,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10132"}],"collection":[{"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10132"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10132\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10136,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10132\/revisions\/10136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koran88.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}